Kamis, 17 Oktober 2019


NAMA : MUHAMMAD SYAIFUL
KELAS : PAI 1B
NIM : 11901124


Judul skripsi
Pandangan hukum islam terhadap jual beli ubi yang terdapat dalam tanah Pal IX. Kecamatan sungai kakap. Kabupaten kubu Raya

Penulis: Abdul Hamid

Lembar Motto
" Hai orang-orang yg beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang di tentukan, hendaklah kamu menuliskan. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar" ( Q.S. Al-Baqarah: 282 )

ABSTRAK
ABDUL HAMID. Mahasiswa angkatan 2010 hukum islam terhadap jual beli ubi yang terdapat dalam tanah skripsi. Fakultas syariah dan Ekonomi islam.
Jurusan muamalah institut agama islam negri (iain ). Pontianak 2014

Praktek jual beli diperbolehkan al-qur'an dan hadits .Praktik jual beli sudah berlangsung sejak lama al-qur'an telah merekam praktek jual beli yang dilakukan penduduk arab pada itu dan menunjukkan bahwa prinsip dalam jual beli ialah kerelaan. Atau kedua belah pihak yang menjudi sah atau tidak nya dalam jual beli. Agar juga menjelaskan bahwa pentingnya penulisan perjanjian dalam jual beli agar suatu saat jika terjadi persilisihan di antara kedua pihak maka terdapat bukti yang valid untuk di jadikan pijakan. Rasulullah SAW dikenal sebagai yang sukses dan jujur kemudian di ikuti oleh penerusnya.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat di simpulkan bahwa 1). Mekanisme jual beli yang terdapat dalam tanah ialah di mulai menaksir.menentukan harga. Kemudian pembayaran, untuk melakukan penaksiran terlebih dahulu diambil dari ubi satu batang sebagai sampel untuk bisa menaksirkan ubi yang akan dibeli barulah kemudian dilakuan penentuan harga dan pembayaran. 2). alasan petani melakukan praktek jual beli yang masih terdapat dalam tanah ialah terdapat dua alasan yang mendasar pertama karena hal itu sudah berlangsung lama dan kedua karena ingin praktis dan mengifisiensi waktu. 3). Terdapat perbedaan antara ulama dalam memandang fenomena ini, pandangan pertama ialah tidak membolehkan dan pandangan kedua membolehkan. Di antara ulama yang tidak membolehkan izin ialah imam syafi'i dan imam ahmad dengan alasan karena jual beli yang seperti ini tidak jelas kualitas dan kuantitas nya sehingga hal ini dapat merugikan salah satu pihak sedangkan ulama yang membolehkan ialah imam hanafi dan imam malik.

Daftar Isi

ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR LAMPIRAN
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
BAB I PENDAHULUAN
            A. Latar Belakang
            B. Fokus Penelitian
            C. Tujuan Penelitian
            D. Manfaat Penelitian
BAB II KAJIAN PUSTAKA
            A. Penelitian Terdahulu Yang Relevan
            B. Kajian Teori
                 1. Jual Beli
                 2. Jual Beli yang batal dan yang rusak
         BAB III METODOLOGI PENELITIAN
            A. Metodedan Pendekatan Penelitian
            B. Sumber Data Penelitian
            C. Setting Penelitian
            D. Teknik Pengumpulan Data dan Alat.                           Pengumpulan Data
            E. Teknik Analisis Data
            F. Teknik Pemeriksaan keabasahan Data
BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN
            A. Paparan Data
            1. Gambaran Umun Lokasi Penelitian
            2. Jual Beli Ubi yang Terdapat dalam tanah
            B. Pembahasan
            Pandangan Hukum Islam terhadap jual beli              yang terdapat dalam tanah
BAB V PENUTUP
            A. Kesimpulan
            B. Saran       
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

KUTIPAN
1. Menurut Andri prastowo (2012:220 ). Observasi partisipan adalah teknik pengumpulan data melalui pengamatan terhadap objek pengamatan dengan langsung hidup bersama, merasakan serta berada dalam aktivitas kehidupan objek pengamatan.

2. Menurut Ahmad Sarwat (tt:8) yang dimaksud jual beli adalah menukar barang atau menukar barang dengan uang .Yaitu dengan jalan melepaskan hak kepemilikan diri yang satu kepada yang lain dasat saling merelakan

3. Menurut Abu bakar muhammad (1995:12) jual beli ialah kepemilikan harta dengan harta dan agama menambahkan persyaratan saling rela

4.Menurut Hendri suhendi (2002:68) memberikan pengertian jual beli ialah suatu perjanjian tukar-menukar benda atau barang yang mempunyai nilai secara sukarela di antara kedua belah pihak dan yang satu menerima benda-benda dan pihak lain menerimanya sesuai dengan perjanjian atau ketentuan yang telah dibenarkan syara dan disepakati.

5. Menurut Rachmad Syafe'i (2011:73) jual beli secara etimologi adalah pertukaran dengan sesuatu yang lain.Pertukatan harta ( benda ) dengan harta.

6. Menurut Ridwan (2005) dalam skripsinya berjudul"jual beli putik langsat" dengan sistem ijon menurut hukum islam di desa punggur kecil .Peniliti memaparkan tentang proses jual beli puting langsat dengan sistem ijon yang di lakukan oleh masyarakat punggur kecil. Sebagai pendapat untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak di perbolehkan dalam hukum islam.

7. Menurut Sayyid sabiq (1987:44) mengungkapkan pengertian jual beli secara luqhawiyah adalah saling menukar (pertukaran). Kata al-bai ( jual ) dan asy-syiraa (beli) di pergunakan adalah pengertian yang sama.

8. Menurut Suryabrata (2010:75) Metode deskriptif adalah sebuah penelitian yang bermaksud untuk membuat panca inderaan secara sistematis. Faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah-daerah tertentu.

9. Menurut Sugiyono (2011:137) Memberikan pemaparan tentang data primer yaitu data yang diperoleh dari sumbernya. Diamati dan dicatat untuk pertama kalinya. Data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengunpul data.

10. Menurut Wahbah az-zuhaili (2011:25) Memaparkan jual beli secara etimologi adalah proses tukar menukar barang dengan barang. Kata bai yang artinya jual beli termasuk kata bermakna ganda yang berseberangan. Seperti halnya kata syira yang termaktub dalam ayat.


DAFTAR PUSTAKA

Andri Prastowo,(2012),Metode penelitian kualitatif.jogjakarta:ar-ruzz media

Ahmad sarwat, (tt), Fiqih Muamalah .E-book.

As-shan'ni (1995), terjemahan subulussalam terj. Abu bakar muhammad. Surabaya: Al-ikhlas

Hendri suhendi, (2002), fiqih muamalah. Jakarta: PT. Raja grafindo persada

Rachmad syafe'i, (2001), fiqih muamalah. Bandung: Pustaka setia

Ridwan (2005). Jual beli putik langsat dengan sistem ijon menurut hukum islam desa punggur kecil.

Sayyid sabiq (1987). Fikih sunnah jilid 12, Terj. Kamaluddin A. Marzuki .Bandung: Pt alma'rif bandung

Sumadi suryabrata, (2010) Metodologi penelitian, Jakarta:Pt Raja grifindo persada

Sugiyono, (2011) Metode penelitian kualitatif dsn R & D, Bandung: Alfabeta

Wahbah az-zuhaili, (2011) Fiqih islam juz 5, terj. Abdul hayyie al-kattani dkk. Jakarta:Gema insani










Tidak ada komentar:

Posting Komentar